Aliran darah terhambat — sendi tidak mendapat oksigen dan nutrisi yang cukup. Ini kenapa tanganmu paling parah di pagi hari dan cuaca dingin.
Peradangan dan bengkak — cairan menumpuk di sekitar sendi, menciptakan tekanan, kekakuan, dan nyeri dalam yang tak kunjung hilang.
Ketegangan otot — otot yang terlalu tegang mengunci, mengurangi kekuatan genggaman dan membuat setiap gerakan lebih sulit.
Inilah yang penelitian katakan:
Sebuah uji klinis menemukan sarung tangan kompresi saja tidak punya efek signifikan terhadap nyeri tangan — manfaat yang dirasakan sebenarnya berasal dari kehangatan, bukan kompresinya.
Studi University of Miami menemukan hanya 15 menit pijat tangan setiap hari bisa mengurangi nyeri hingga 57% dan meningkatkan kekuatan genggaman — tapi siapa yang bisa terus bayar Rp150.000–300.000 per sesi?
Cochrane Review, standar emas bukti medis, merekomendasikan kombinasi terapi panas dengan gerakan untuk tangan yang mengalami artritis.
Nevee Therahand menghadirkan ketiganya dalam satu sesi 15 menit: